Hormon Seksualitas Penyebab Orgasme!

0
203 views
views
Hormon Seksualitas Penyebab Orgasme

Mempunyai kualitas bercinta yang herbat ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh posisi atau gaya bercinta saja, tetapi juga dipengaruhi oleh susunan hormon seksualitas di dalam tubuh seseorang.

Hormon seksualitas dihasilkan dari organ-organ seperti testis, ovarium atau korteks adrenal serta mempengaruhi fungsi organ reproduksi atau proses berkembangnya karakteristis seksual sekunder baik pria atau wanita selama hidupnya.

Hormon Seksualitas Penyebab Orgasme

Hormon Seksualitas

Pengertian dari hormon yakni sebuah zat kimia yang dihasilkan dari kelenjar endoktri dan mempunyai efektivitas tertentu di dalam semua organ tubuh manusia. Hadirnya hormon seksualitas di dalam tubuh manusia dapat memperjelas karakteristik dari jenis kelamin setiap individu.

Secara umum, hormon wanita dan pria dibagi menjadi 2 yakni hormon estrogen dan androgen (testosteron). Kedunya dimiliki oleh wanita dan pria dengan ukuran yang berbeda-beda.

Baca juga: Jenis Pengobatan Ejakulasi Dini!

Sebagian besar pria memproduksi hormon testosteron  per harinya 6-8 mg. Sedangkan wanita memproduksi hormon yang sama per harinya 0,5 mg. Pada hormon wanita yakni estrogen juga dapat hadir pada kedua jenis kelamin, namun lebih banyak terdapat pada wanita.

Hormon estrogen merupakan hormon seksualitas yang dihasilkan dari indung telur wanita yang fungsinya untuk merangsang pertumbuhan organ seksualitas pada seorang gadis remaja yang memasuki masa pubertas, misalnya pada payudara dan rambut di bagian organ intim, selain itu juga berfungsi sebagai pengatur siklus menstruasi pada wanita tiap bulan.

Nah berbicara tentang hormon, dibawah ini ada beberapa hormon seksualitas yang dapat mempengaruhi seseorang saat bercinta hingga mengalami orgasme dan ejakulasi.

Apa saja hormon tersebut?

Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda:

Hormon oxytocin

Hormon ini dikenal sebagai hormon kesenangan atau cuddling hormone, dimana mempunyai peran untuk membuat ikatan secara emosional pada Anda dan pasangan. Hormon ini pun banyak ditemukan di dalam ASI yang mana dapat mempekuat ikatan antara ibu dan bayi.Namun dalam urusan seksualitas, hormon ini banyak berada di hypothalamus dalam otak manusia.

Ketika wanita mendapatkan rangsangan di area payudara, contohnya saja setelah puting dihisap oleh pasangan, maka tubuh wanita secara otomatis akan menghasilkan hormon oxytocin yang cukup banyak. Sedangkan pria akan mengalami ejakulasi yang mana kadarnya 3x lipat dari hormon oxytocin.

Hasil studi menyebutkan jika semakin banyaknya produksi hormon oxytocin ketika bercinta, maka semakin kuat pula orgasme yang akan diraihnya.

Hormon Endorfin

Hormon seksualitas yang kedua adalah hormon endorfin, hormon ini merupakan morfin alami tubuh yang mempunyai sifat dapat menghilangkan rasa sakit. hormon endorfin diproduksi dari kelenjar pituari dan hypothalamus yang letaknya di tulang belakang ketika sedang bercinta atau sedang melakukan olahraga.

Ketika hormon ini keluar  saat orgasme maka seseorang tersebut akan merasakan nyaman dan senang. Sehingga hormon ini dapat menjadi hormon yang bermanfaat ketika bercinta. Selain itu, hormon ini dapat menjadi penghilang stres, menahan rasa sakit serta meningkatkan mood.

Hormon Adrenalin

Hormon selanjutnya adalah adrenalin. Pada hormon ini dapat dihasilkan dari medula sebelum dilepaskan pada aliran darah. Hormon ini bekerja sebagai peningkat denyut jantung, meluaskan saluran udara dari paru-paru, meningkatkan tekanan darah, memperbesar ukuran pupil mata serta menyalurkan darah ke semua otot.

Hormon ini akan berlipat ganda ketika sesorang sedang bercinta. Saat hormon ini bekerja, maka syaraf dalam tubuh akan aktif dan mengalirkan aliran darah dengan cepat diseluruh bagian tubuh selama bercinta.

Itulah sebabnya mengapa Anda merasakan kekuatan lebih saat bercinta, Anda melakukan berbagai macam posisi bercinta tanpa jeda dan nafas yang terengah-engah, hal ini dikarenakan hormon adrenalin.

Hormon Testosteron

Hormon yang keempat yakni hormon testosteron. Hormon ini diproduksi oleh testis pria dan indung telur pada wanita. Peran dari hormon ini yakni sebagai peningkat gairah bercinta, menjaga stamina dan kekuatan hingga menjaga masa otot. Hormon lebih banyak dihasilkan oleh pria.

Produksi hormon testosteron dapat mengalami penurunan ketika pria mencapai usia lebih dari 35 tahun yang dapat berdampak pada kesuburan pria dan gairah bercinta yang menurun.

Nah itulah penjelasan tentang beberapa hormon seksualitas penyebab orgasme pada seseorang. Jika kadar hormon mengalami perubahan karena usia, maka dampaknya pun beragam, mulai dari miss v kering, sulit ereksi, gairah menurun hingga sulit orgasme.

Semoga informasi diatas bermanfaat untuk Anda.

Obat Kuat Oles NATUREC PRO

Manfaat nyata menggunakan obat kuat oles NATUREC PRO secara rutin:
  • Meningkatkan ereksi hingga 10 kali 
  • Membantu mengatasi impotensi
  • Membantu mengatasi ejakulasi dini
  • Penetrasi lebih tahan lama
  • Secara bertahap menambah ukuran alat vital pria
  • Membersihkan kotoran di kulit mr.P
  • Hubungan seksual lebih memuaskan
  • Hubungan seksual lebih sehat dan berkualitas
Lihat testimoni pengguna disini>>

LEAVE A REPLY