3 Kesalahan Pria Dalam Mengatasi Ejakulasi Dini

0
119 views
views
kesalahan pria dalam mengatasi ejakulasi dini

Jika sebelumnya kami membahas tentang ciri-ciri pria ejakulasi dini, kali ini kami akan membahas beberapa kesalahan pria dalam mengatasi ejakulasi dini serta bagaimana cara yang cepat dan tepat dalam mengatasi masalah tersebut.

kesalahan pria dalam mengatasi ejakulasi diniEjakulasi dini terjadi ketika seorang pria mengalami ejakulasi sperma lebih cepat dari yang dia atau pasangannya inginkan.

Dulu memang masalah ini sering dialami oleh pria tua namun saat ini banyak pria muda juga mengalami ejakulasi dini. Mengapa? Baca artikel “Inilah alasan pria muda mengalami ejakulasi dini

Ejakulasi dini harus segera mendapat perawatan. Sayangnya, sebagian besar pria malu berkonsultasi tentang ejakulasi dini yang dialaminya. Mereka lebih memilih mencari solusi diinternet.

Kesalahan Pria Dalam Mengatasi Ejakulasi Dini

Terlalu banyaknya artikel di internet yang menawarkan solusi ejakulasi dini membuat pria bingung mana yang benar mana yang salah. Solusi tanpa sumber valid dan bergantung pada mitos justru dapat membuat ejakulasi dini semakin parah.

Berikut 3 kesalahan pria dalam mengatasi ejakulasi dini

1.Ejakulasi dini dapat diatasi dengan alkohol

Banyak orang beranggapan bahwa pria yang minum alkohol atau minuman memabukkan lainnya dapat mengontrol ejakulasi saat bercinta. Sekilas pendapat ini tampak benar. Namun sebenarnya ini adalah bencana besar bagi penderita ED.

Alkohol dapat mengalihkan pikiran sadar manusia. Mengurangi respon otak atas rangsangan seksual ke area vital. Jadi meski gairah bercinta meningkat tapi sensitivitas organ vital berkurang. Inilah yang membuat ejakulasi tertunda.

Pria yang terbiasa mengontrol ejakulasi dengan alkohol sangat beresiko mengalami disfungsi ereksi. Lebih parah lagi dia akan mengalami ejakulasi dini parah jika bercinta tanpa alkohol.

Jika tidak meninggalkan kebiasaan tersebut, pada usia 40an pria pencandu alkohol beresiko tinggi mengalami disfungsi ereksi dan ejakulasi dini.

So, masih tertarik menyembuhkan ejakulasi dini dengan alkohol?

2. Mengalihkan pikiran untuk mencegah ejakulasi dini

Pengalihan pikiran saat bercinta untuk menunda ejakulasi dini adalah pemahaman yang keliru. Logikanya, bagaimana bisa menikmati suasana bercinta jika Anda memikirkan hal lain saat melakukan penetrasi vagina?

Meski banyak penelitian yang menyatakan ejakulasi dini bisa dicegah dengan pengalihan pikiran, namun itu bukan solusi terbaik. Bahkan bisa merusak keharmonisan dengan pasangan seksual Anda.

Lagipula bagaimana bisa, seorang pria melihat wanitanya telanjang dan menggoda didepan mata dengan gairah menggebu-gebu tapi memikirkan hal lain? Think again?

3.Teknik meremas bisa memperparah ejakulasi dini

Pada teknik meremas, wanita akan memberikan masturbasi pada pria. Saat pria merasa ingin ejakulasi, wanita meremas kepala mr.p selama 10-30 detik. Ulangi teknik ini sampai pria ingin benar-benar mengeluarkan spermanya.

Masalah terjadi pada pria yang memiliki kulit sensitif pada organ vital. Saat pria merasa akan ejakulasi dan wanita meremas kepala mr.p bisa jadi pria akan merasa semakin klimak dan sperma muncrat lebih cepat.

Lalu bagaimana cara yang benar dalam mengatasi ejakulasi dini?

Jika cara-cara yang sudah umum dianggap salah, lalu bagaimana cara yang benar?

Untuk meyakinkan Anda, kami ambil sumber yang valid dari alodokter.com. Berikut cara yang benar untuk mengatasi ejakulasi dini pria.

Masturbasi satu atau dua jam sebelum bercinta.

Meski cara ini dapat mencegah ejakulasi cepat. Tapi bagi pasangan yang mendambakan keturunan, cara ini tidak direkomendasikan. Karena sperma yang keluar pada ejakulasi kedua biasanya kurang sehat/matang.

Penanganan ejakulasi dini dengan obat anestesi topikal

Anestesi topikal mengandung zat yang dapat membuat bagian tubuh menjadi kebas dan mati rasa. Meski efektif, penanganan dengan cara ini juga memiliki efek samping. Beberapa pria mengaku kurang menikmati hubungan seksual akibat kepekaan penis mereka yang berkurang.

Tidak hanya pria, pasangan wanitanya juga bisa mengalami hal yang sama. Ini dikarenakan zat anestesi ikut terserap oleh vagina. Bahkan ada yang mengalami alergi.

Mengobati ejakulasi dini dengan SSRI

Selective Serotonin Reuptake Inhibitor (SSRI) sebenarnya merupakan obat anti depresi. Tapi ternyata banyak dokter meresepkan SSRI untuk penderita ejakulasi dini.

Meski dianggap efektif, penggunaan SSRI memiliki efek samping berupa rasa mual dan lelah. Jadi untuk penderita maag, SSRI tidak dianjurkan.

Mengobati ejakulasi dini dengan obat herbal

Untuk menggantikan SSRI, penderita ejakulasi dini dapat menggunakan obat herbal yang lebih aman tanpa efek samping.

Saat ini banyak obat herbal yang dijual sebagai solusi mengatasi ejakulasi dini. Sayangnya, tidak semua obat tersebut berkhasiat. Bahkan harga mahalpun tidak menjamin kesembuhan.Obat herbal

Untuk menghindari risiko, pilihlah obat herbal ejakulasi dini yang memberikan garansi uang kembali jika Anda tidak merasakan khasiatnya. Misalnya FORTAMEN Capsule atau NATUREC PRO oles yang berani menjamin kualitas produk dengan memberik garansi uang kembali.

Demikian pembahasan tentang beberapa kesalahan pria dalam mengatasi ejakulasi dini. Serta beberapa solusi yang benar untuk mengatasi masalah pria tersebut. Semoga artikel ini dapat menjadi referensi untuk kehidupan seksual Anda yang lebih baik.

LEAVE A REPLY