Penyebab Perubahan Orgasme Seiring Penuaan Pada Pria

5 Keluhan Seks yang Biasanya Dihadapi Pasangan Suami Istri!

Penyebab Perubahan Orgasme Seiring Penuaan – Semua pria tentu akan mengalami masa dimana kulit mereka akan keriput, dan muncul berbagai macam penyakit seiring mapenyebab perubahan orgasme seiring penuaansa penuaan mereka datang. Begitu juga dengan orgasme yang dapat terpengaruh karena faktor penuaan.

Orgasme adalah hal yang penting terjadi ketika Anda dan pasangan melakukan hubungan intim. Karena saat seseorang dapat meraih orgasme, saat itu pula titik kepuasan dalam bercinta bisa didapatkan.

Lalu apa yang menyebabkan orgasme bisa berubah karena faktor penuaan? Simak ulasan berikut ini mengenai 3 penyebab orgasme yang dapat berubah karena faktor penuaan.

Kadar testosteron yang turun

Penyebab pertama yakni kadar hormon testosteron yang menurun. Hormon testosteron adalah hormon yang bagi seorang pria, sebab hormon ini adalah hormon penting untuk menunjang orgasme pada pria. Sebuah penelitian dari Eropa Male Aging menyebutkan saat pria semakin tua, maka kadar hormon testosteronnya pun ikut menurun. Dan saat kadar testosteron rendah akan menyebabkan pria lebih sulit mendapatkan ereksi dipagi hari, serta bisa berdampak disfungsi ereksi.

Saat hormon testosteron Anda menurun, otomatis produksi air mani Anda pun ikut menurun. Hal tersebut bisa terjadi terkait dengan kondisi penuaan usia pada pria. Penuaan pada pria selain dapat mempengaruhi produksi sperma, volume ejakulasi pun dapat menyebabkan pria tidak dapat meraih orgasme secara maksimal.

Badan “bapak-bapak” Anda

Penyebab yang kedua adalah badan bapak-bapak Anda. Jika Anda memiliki kondisi tubuh yang cenderung besar atau kelebihan berat badan, tentu hal ini akan banyak mempengaruhi kadar testosteron Anda yang dapat berubah menjadi estradiol. Hormon estradiol adalah hormon yang mirip dengan hormon esterogen yang dimiliki wanita. Dan kondisi ini tentu sangat buruk untuk gairah seksual Anda.

Hal ini sudah dibuktikan pada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa saat pria kelebihan hormon estradiol maka akan berimbas pada terhambatnya ereksi yang dapat menghalangi relaksasi otot polos pada Mr.P Anda.
Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan Rutgers University menyebutkan jika pria dengan kondisi kegemukan memiliki tingkat kepuasan seksual yang kurang.

Masalah kesehatan lainnya

Penyebab yang ketiga adalah masalah kesehatan yang lainnya. Masalah orgasme bisa saja terjadi pada pria yang disebabkan adanya masalah kesehatan yang lain, salah satunya adalah menderita penyakit diabetes.

Diabetes dapat menyebabkan orgasme pria berkurang dan sensitivitas Mr.P yang menurun. Hal tersebut bisa terjadi karena penyakit diabetes dapat merusak saraf yang imbasnya dapat mengurangi kemampuan pria merasakan gesekan saat melakukan hubungan intim. Selain itu diabetes juga akan membuat dopamin ditubuh Anda menurun, dopamin adalah zat kimia di otak Anda yang dapat memainkan peran kuncinya dalam sensasi meraih orgasme.

Cara mengatasi perubahan orgasme seiring penuaan

Meski usia tua bukan berarti Anda harus menyerah menjadi pria jantan. Terlebih jika keinginan seksual Anda masih menggebu-gebu, sayangkan jika harus puasa seks. Untuk mengembalikan kejantanan seperti muda kembali, Anda bisa menggunakan obat kuat herbal FORTAMEN Capsule. Produk ini sangat dipercaya dan benar-benar dibuktikan oleh ratusan pelanggan kami. Selain efektif menyembuhkan gejala impotensi dan ejakulasi dini, obat ini juga aman tanpa efek samping.

obat kuat herbal FORTAMEN dibuat dari bahan alami pilihan. Dengan recikan yang pas dari herbalis profesional, produk ini mampu bekerja langsung ke organ yang membutuhkan. Dengan FORTAMEN, produksi hormon seksual Anda akan meningkat secara alami, syaraf-syaraf seksual Anda pun akan bekerja lebih baik. So, Anda tidak perlu takut dengan umur. Cukup dengan FORTAMEN, kemampuan seks Anda akan kembali garang seperti muda dulu. Selengkapnya tentang Fortamen Klik obat kuat herbal Fortamen>>

Demikian lah ulasan lengkap mengenai penyebab orgasme yang dapat berubah seiring penuaan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *